Dalam kalangan pendidik banyak yang mengusulkan pembelajaran aktif ditingkatkan kembali. Mungkin bagi sebagian orang awam memahami dengan pembelajaran disekolah sudah merupakan pembelajaran aktif. Namun ternyata dalam dunia pendidikan pembelajaran aktif tidak diartikan dengan sederhana.
Lantas didalam karya ilmiahnya A.Y. Soegeng memberikan pengertian mengenai pembelajaran aktif yaitu suatu kegiatan pembelajaran dimana terdapat keterlibatan pelajar dalam melakukan kegiatan dan memikirkan apa yang sedang dilakukan. Pembelajaran aktif secara tidak langsung menganjurkan untuk menciptakan inovasi dalam proses pembelajaran agar nantinya bisa lebih menyenangkan dan mudah diterima. Dan hal ini pun harus diperhatikan mengingat cara belajar dan memahami setiap orang itu pasti berbeda, tetapi dalam belajar siswa didik harus aktif untuk menggali pengetahuan.
Karakteristik Dari Pengertian Pembelajaran Aktif
Dan untuk mengetahui pembelajaran aktif yang tepat dilakukan, maka sebagai tenaga pendidik harus mengetahui pembelajaran aktif seperti apa terlebih dahulu. Mengenai hal tersebut Bonwell, memberikan gambaran mengenai karakteristiknya yaitu sebagai berikut:
- Pengembangan keterampilan, pemikiran dan daya analisis yang menjadi tujuan utama bukan penyampaian informasi yang dilakukan pengajar.
- Mengerjakan tugas yang berkaitan dengan materi lebih baik supaya siswa tidak menjadi pasif.
- Eksplorasi nilai dan sikap yang dimiliki siswa yang berkaitan dengan materi yang telah disampaikan.
- Menekankan daya berpikir yang kritis, analisis, dan mampu memberikan evaluasi.
- Terjadinya umpan balik lebih cepat terjadi pada proses pembelajaran.
Karekateristik ini pun lebih memudahkan bagi tenaga pendidik untuk menerapkan pembelajaran aktif dan akan lebih tepat sasaran serta tercapai hasil yang diinginkan. Selain itu pembelajaran aktif mempunyai beberapa strategi yang dapat digunakan yang diantaranya adalah sebagai berikut :
- Siswa menjadi pusat perhatian, dengan hal ini maka siswa justru akan lebih akan mengeksplor kemampuannya, dari pada terpusat oleh pengajar.
- Dalam penyampaian materi kaitkan dengan kondisi kenyataan.
- Bertindak cermat melalui deferensiasi. Melalui tindakan deferensiasi ini bila terdapat siswa yang belum mempunyai kepintaran dan kecermatan yang diinginkan akan lebih cepat terdeteksi serta mampu bertindak secara cermat.
- Media menjadi sarana belajar yang fungsional, selagi untuk memberikan kemampuan analisis dan daya kritis.
- Pembelajan aktif sejatinya dapat dilakukan pada setiap jenjang pendidikan. Tinggal meningkatkan kemampuan tenaga pengajar agar dapat mencapai tujuan yang telah diinginkan.

Post a Comment Blogger Facebook